Tiga Orang yang Beruntung Menurut Allah SWT

Hati yang 'Alim, Badan yang Sabar, dan Hati yang Qana'ah

Margomulyo – Majelis Ta'lim wal Istighotsah (MATAWALI) Rohmatan Lil 'Alamin kembali menyelenggarakan kajian Islam yang sarat hikmah dengan mengangkat tema "Tiga Orang yang Beruntung Menurut Allah SWT." Kajian yang diasuh oleh Kiyai Badrun Sulaiman ini mengajak jamaah untuk memahami bahwa ukuran keberuntungan dalam pandangan Allah bukanlah banyaknya harta, jabatan, maupun kemewahan dunia, melainkan kualitas hati dan akhlak yang menghiasi kehidupan seorang mukmin.

Dalam pemaparannya, Kiyai Badrun menjelaskan bahwa para ulama salaf telah memberikan petunjuk tentang ciri-ciri manusia yang benar-benar memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat. Sebagaimana disebutkan dalam Kitab Nashāihul 'Ibād karya Imam Nawawi al-Bantani pada Maqalah ke-17:

قِيلَ: أَسْعَدُ النَّاسِ مَنْ لَهُ قَلْبٌ عَالِمٌ، وَبَدَنٌ صَابِرٌ، وَقَلْبٌ قَانِعٌ

"Dikatakan: Orang yang paling berbahagia adalah orang yang memiliki hati yang 'alim (mengenal Allah), badan yang sabar, dan hati yang qana'ah (merasa cukup)."

Pesan hikmah ini mengandung pelajaran bahwa kebahagiaan sejati tidak lahir dari kepemilikan dunia, melainkan dari hati yang selalu dekat kepada Allah, jiwa yang mampu bersabar menghadapi ujian, dan hati yang ridha atas segala ketentuan-Nya.

Video Kajian

1. Orang yang Memiliki Hati yang 'Alim

Hati yang 'alim bukan sekadar banyak ilmu, tetapi hati yang mengenal Allah, senantiasa merasa diawasi-Nya (muraqabah), dan menjadikan setiap langkah kehidupannya sebagai bentuk ibadah.

Allah SWT berfirman:

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ ۗ

"Sesungguhnya yang paling takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama."

(QS. فاطر: ٢٨)

Hati yang mengenal Allah akan mudah tunduk kepada perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya. Ilmu yang bermanfaat akan melahirkan ketakwaan, bukan kesombongan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً، إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ

"Ketahuilah, di dalam tubuh terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuh. Jika ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, itulah hati."
(HR. al-Bukhari dan Muslim).


2. Orang yang Memiliki Badan yang Sabar

Kesabaran merupakan salah satu sifat paling mulia yang dicintai Allah. Orang yang sabar akan mampu tetap istiqamah dalam menjalankan ketaatan, menjauhi maksiat, serta tegar menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan dengan sabar dan salat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar."

(QS. البقرة: ١٥٣)

Dalam ayat lain Allah menjanjikan pahala tanpa batas bagi orang yang bersabar.

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahalanya tanpa batas."

(QS. الزمر: ١٠)

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنَ الصَّبْرِ

"Tidaklah seseorang diberi suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran."

(HR. al-Bukhari dan Muslim).


3. Orang yang Memiliki Hati yang Qana'ah

Qana'ah berarti menerima rezeki Allah dengan penuh syukur, tanpa dikuasai sifat tamak dan iri terhadap kenikmatan orang lain. Orang yang qana'ah akan hidup tenang meskipun hartanya sedikit, karena kekayaan sejati berada di dalam hati.

Rasulullah ﷺ bersabda:

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

"Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, tetapi kekayaan yang sesungguhnya adalah kaya hati."

(HR. al-Bukhari dan Muslim).

Allah SWT juga berfirman:

وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى

"Dan sungguh, kelak Tuhanmu akan memberikan karunia kepadamu sehingga engkau menjadi ridha."

(QS. الضحى: ٥)

Qana'ah melahirkan rasa syukur, sedangkan syukur akan membuka pintu tambahan nikmat dari Allah SWT.

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

"Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu."

(QS. إبراهيم: ٧)


Hikmah Kajian

Kajian ini mengingatkan bahwa keberuntungan menurut Allah tidak diukur dari tingginya jabatan, luasnya kekuasaan, atau melimpahnya kekayaan. Orang yang benar-benar beruntung adalah mereka yang mampu membangun tiga pilar utama kehidupan, yaitu hati yang mengenal Allah ('alim), badan yang sabar dalam menjalani setiap ujian, dan hati yang qana'ah terhadap segala ketetapan-Nya. Ketiga sifat tersebut akan melahirkan ketenangan jiwa, kemuliaan akhlak, serta kebahagiaan yang hakiki di dunia dan akhirat.

Semoga melalui majelis ilmu yang diselenggarakan oleh Majelis Ta'lim wal Istighotsah (MATAWALI) Rohmatan Lil 'Alamin, seluruh jamaah semakin termotivasi untuk memperbaiki hati, memperkuat kesabaran, serta menumbuhkan sifat qana'ah dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, itulah jalan menuju kebahagiaan sejati yang diridhai Allah SWT. Aamiin.